banner

banner

Bukber Rohidin Dikecam, Ini Tanggapan Timses

Bengkulu - Menanggapi banyaknya kecaman dari masyarakat khususnya para netizen terkait aksi buka bersama Ketua DPD Golkar Bengkulu Rohidin Mersyah yang juga selaku Gubernur Bengkulu disalah satu rumah makan mendapatkan reaksi keras dan kecaman.
Wakil Ketua Bidang Infokom dan Media DPD Partai Golkar Provinsi Bengkulu Zulkarnain Kaka Jodho angkat bicara mengatakan, bukber terjadi karena kerinduan teman-teman pengurus kepada Rohidin dan Sekretaris DPD Partai Golkar Provinsi Bengkulu Samsu Amanah. Namun ia memastikan semuanya berlangsung sesuai dengan protokol kesehatan.
“Kalau mau cari kesalahan apa saja bisa dicari-cari. Banyak orang di luar sana yang juga kumpul-kumpul di luar sana, karena ini kumpulnya dengan ketua Golkar yang juga gubernur pasti menjadi trending topik. Tentunya ini setelah melakukan pembagian takjil dan masker kepada masyarakat,” kata Kaka Jodho.
“Teman-teman pengurus rindu dengan pak ketua dan pak sekretaris, maka teman-teman mengajak buka di salah satu rumah makan. Tentunya Partai Golkar memastikan bahwa yang hadir sudah melalui rapid test dan sesuai protokol Covid-19, dan dinyatakan negatif,” sambung Plt Ketua DPD Partai Golkar Bengkulu Utara ini.
Kendati demikian, Kaka Jodho mengapresiasi sikap kritis yang disampaikan, ia menilai hal itu sebagai bentuk kasih sayang. Ia juga menginformasikan bahwa di tempat yang sama juga ada Izda Putra dan rekan-rekannya yang juga menggelar bukber.
“Semoga yang mengingatkan terhadap Ketua DPD I dan Partai Golkar adalah bentuk perhatian dan rasa sayang terhadap Pak Rohidin Mersyah, baik sebagai Ketua Partai Golkar dan Gubernur Bengkulu, dan semoga mendapatkan pahala yang berlimpah dari Allah SWT,” demikian Kaka Jodho sembari kembali menegaskan bahwa bukber tersebut atas dasar permintaan para pengurus yang rindu, dan juga tidak melibatkan banyak orang, karena hanya internal Golkar saja.
Sebelumnya beredar foto buka bersama (Bukber) Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Bengkulu Rohidin Mersyah beserta pengurus di salah satu rumah makan mewah di Kota Bengkulu, Rabu, 6 Mei 2020.

Bukber tersebut dikecam sejumlah warga net, pasalnya, bukber diadakan di tengan perang melawan pandemi Covid-19. Apalagi di sana ada Rohidin Mersyah, Gubernur Bengkulu yang selama ini terus mengkampanyekan social distancing atau physical distancing dan sejumlah imbauan pemerintah lainnya untuk memutus mata rantai penularan virus Corona.

Tak hanya itu, bukber juga dilakukan di hari di mana terjadi penambahan kasus positif Covid-19 di Bengkulu, yang menimpa dua orang tenaga medis.

Salah satu yang mengungkapkan kemirisannya terhadap bukber tersebut adalah akun Facebook Dini Dini, ia menyayangkan hal itu terjadi sebab bagaimana masyarakat mau mengikuti imbauan pemerintah, sedangkan pemimpinnya saja abai.

“Disaat sebagian negara di dunia lockdown, disaat presiden RI menyerukan jaga jarak/pshycal distancing, disaat para menteri berusaha rapat pun via virtual, Disaat anak2 SMA harus give away dlm kelulusan, anak2 sekolah harus belajar dirumah. Dan pekerja harus rela stay at home,org3 dilarang MUDIK.

kepala daerah /gubernur malah bukber ,🥱🥱
Gimana masyarakat mau nurut kalo pemimpinnya saja mengabaikan pshycal distancing, kalo ada 1 yg kena positif covid19 semua tertular itu..
Miris” tulis Dini Dini disertai tagar #ngeri dan #potretBengkulu.(RD)

Posting Komentar

0 Komentar